Saat
kuliah, Brilly tergolong orang yang paling santai dalam menghadapi ujian. Di saat
teman-teman Brilly berjibaku dengan buku dan diktat kuliah hingga larut malam
dalam mempersiapkan ujian keesokan paginya. Setelah membaca sekilas rangkuman
materi pelajaran yang akan di uji, Brilly asyik membaca buku umum yang sama
sekali tidak ada kaitannya dengan mata kuliah yang akan di uji esok pagi,
setelah itu Brilly pun tidur lebih awal. Banyak teman-teman yang heran dengan
perilaku Brilly tersebut. meski tanpa persiapan yang serius, Brilly selalu dapat
mengerjakan soal yang diberikan dengan cepat dan mendapat nilai yang sangat
memuaskan.
Menjadi
sebuah rahasia umum bahwa sebagian besar strategi yang digunakan oleh orang
kebanyakan dalam menghadapi ujian maupun hal penting lainnya adalah dengan
menggunakan formula “SKS” alias “Sistem Kebut Semalam.” Seorang anak, sebut
saja namanya Gery adalah penganut
strategi ini. Sehari sebelum ujian dilaksanakan barulah Gery bergegas
mempelajari, menghafal, dan berlatih soal mata pelajaran yang akan di ujikan.
Materi yang diajarkan selama satu semester atau enam bulan harus dikebut untuk
diselesaikan malam itu juga. Agar seluruh materinya dapat dipelajari, Gery pun
harus lembur belajar sampai pagi, biasanya ditemani secangkir besar kopi pahit
dan makanan ringan yang dapat menghilangkan ngantuk.
Meski
telah bekerja keras menghafalkan mata pelajaran yang diujikan, nilai Gery tidak
pernah bisa maksimal. selalu saja ada beberapa pertanyaan yang tidak bisa
dijawabnya. pikirannya mengatakan bahwa soal tersebut mudah dijawab karena Gery
yakin telah menghafalkannya. Akan tetapi sepertinya Otaknya tidak mau
bekerjasama, Sangat susah bagi Gery mengingat maupun menghafalkan kembali apa
yang telah dipelajarinya tadi malam.
Jika
diperhatikan kasus yang dialami Gery juga merupakan hal yang dialami oleh
mereka yang menggunakan strategi yang sama saat menghadapi ujian. Hal ini
sesungguhnya ada kaitan erat dengan cara kerja dari orak itu sendiri. pada bab
awal sudah saya sebutkan bahwa menurut para pakar dibidang neurologi, otak
manusia terbagi atas tiga yaitu, otak reptile, otak mamalia, dan otak berpikir
(Neo Corteks). Hal yang tidak dipahami oleh banyak orang adalah ketika otak
reptile bekerja maka neo korteks tidak dapat bekerja. Saat seseorang berada
dalam sebuah kondisi gugup, takut, atau marah, maka Otak berpikir tidak dapat
menjalankan tugasnya. Inilah yang dapat menjelaskan kenapa dalam sebuah kondisi
tertentu seseorang dapat bertindak diluar dari kesadaran maupun pikiran logis.
Dalam
Kasusnya Gery, strategi Sistem Kebut Semalam membuatnya memaksakan diri untuk
belajar hingga larut malam. Hal ini sangat berdampak secara fisik pada keesokan
harinya. Kepala menjadi pening, Detak jantung menjadi cepat, nafas
tersengal-sengal, focus mata menjadi kurang, dan sulit untuk konsentrasi.
Seorang
teman pernah bertanya apa yang menjadi rahasia Brilly senantiasa mendapatkan
nilai bagus meski tidak belajar saat menghadapi ujian. Brilly katakan “Saya
bukannya tidak belajar, malah saya belajarnya jauh lebih lama dibandingkan
teman-teman” Terlihat teman Brilly mengkerutkan dahi sambil bertanya “Maksudnya?”
"Iya,
untuk bisa mendapatkan nilai bagus dalam ujian, saya belajar sebenarnya jauh
lebih lama dibandingkan teman-teman kuliah pada umumnya, yaitu selama satu
semester. Setiap dosen mengajar saya menganggapnya itulah persiapan saya
menghadapi ujian. Jika persiapan ujiannya sudah sejak awal semester, kenapa
harus repot-repot berusah payah belajar di malam ujian" Jelas Brilly
Sejak
awal perkuliahan Brilly berupaya untuk senantiasa hadir, terkecuali ada alasan
yang membuat Brilly tidak bisa masuk kuliah semisal sakit. hadir dikelas tidak
hanya sekedar hadir secara fisik, namun betul-betul hadir secara utuh, seluruh
pikiran dan perasaan. Brilly tahu ada beberapa teman kuliah yang meski hadir di
kelas namun pikirannya entah berkelana kemana. Ada juga meski di dalam kelas
terlihat serius sms-an atau ngobrol dengan teman disampingnya. sungguh sebuah
hal yang membuat kita tidak dapat konsentrasi penuh dalam menyerap pelajaran
yang diberikan.
Brilly memiliki trik rahasia agar bisa senantiasa konsentrasi dan dapat memahami
materi yang diterangkan dosen dengan mudah. trik inilah yang membuat Brilly lebih
mudah dan cepat dalam menerima materi kuliah dibandingkan teman-teman yang
lain, sekaligus menjadikan Brilly mahasiswa yang dikenal baik oleh setiap dosen
yang mengajar. Anda ingin tahu rahasianya?
Seringkali
kita tidak bisa konsentrasi saat belajar dikarenakan begitu banyaknya
interupsi-interupsi yang berasal dari sekeliling kita. apakah itu ajakan
ngobrol, bunyi sms atau telfon dari Hp, Pesan kertas, hingga gangguan pandangan
yang diakibatkan oleh teman yang duduk didepan tidak bisa duduk diam. Anda bisa membayangkan bagaimana rasanya
ketika Anda berusaha mencermati apa yang dikatakan oleh dosen tiba-tiba teman
disamping mencolek Anda dan meminta pendapat apakah setelah selesai kuliah
langsung ke mall atau nongkrong dulu di kantin. Sebuah pertanyaan yang tidak
penting namun menyebabkan Anda kehilangan point dalam memahami materi kuliah
yang bisa jadi merupakan salah satu soal yang akan di ujikan.
Nah,
rahasia agar Anda terhindar dari itu semua adalah senantiasa duduk di depan,
tepat di depan meja dosen atau dosen berdiri saat mengajar. dengan duduk
didepan, dijamin interupsi-interupsi yang bisa mengganggu konsentrasi menjadi
sangat minim. saat duduk di depan pandangan
mata Anda langsung tertuju kepada dosen maupun slide presentasi atau papan
tulis yang berada di muka kelas. Anda terbebas dari pemandangan teman Anda yang
sedang ngobrol, duduk gelisah dan tidak bisa diam, ulah iseng, atau sekedar
gerakan kepala yang bisa menghalangi pandangan mata Anda ke depan.
Duduk
didepan menjadikan Anda menarik dan bergaul dengan teman-teman yang serius
dalam kuliah. Mereka yang duduk di depan bersama Anda merupakan orang hadir
secara utuh dalam menyerap ilmu yang disampaikan dosen, mereka adalah teman
yang bisa Anda ajak diskusi terhadap materi kuliah maupun hal-hal yang serius
lainnya.
Seorang
sutradara besar, Woody Allen, berkata “Delapan puluh persen kesuksesan
tergantung dari kehadiran,” Begitu banyak anak-anak bolos dari kelas dan
bertanya mengapa mereka mendapatkan nilai jelek. Memastikan senantiasa hadir
dikelas menjadikan Anda senantiasa berada dalam kondisi baik. Anda pasti ada di
kelas saat dibagikan kuis dadakan. Anda pasti ada di kela saat diumumkan tugas
yang memiliki nilai ekstra. Anda pasti ada di kela saat guru memberikan
kisi-kisi soal yang akan diujikan. Anda hanya akan mendapatkan semuanya ketika
Anda hadir di kelas. Aha!