Kamis, 16 Januari 2014

Rahasia mendapatkan NILAI BAGUS tanpa belajar saat besok ujian



Saat kuliah, Brilly tergolong orang yang paling santai dalam menghadapi ujian. Di saat teman-teman Brilly berjibaku dengan buku dan diktat kuliah hingga larut malam dalam mempersiapkan ujian keesokan paginya. Setelah membaca sekilas rangkuman materi pelajaran yang akan di uji, Brilly asyik membaca buku umum yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan mata kuliah yang akan di uji esok pagi, setelah itu Brilly pun tidur lebih awal. Banyak teman-teman yang heran dengan perilaku Brilly tersebut. meski tanpa persiapan yang serius, Brilly selalu dapat mengerjakan soal yang diberikan dengan cepat dan mendapat nilai yang sangat memuaskan.
Menjadi sebuah rahasia umum bahwa sebagian besar strategi yang digunakan oleh orang kebanyakan dalam menghadapi ujian maupun hal penting lainnya adalah dengan menggunakan formula “SKS” alias “Sistem Kebut Semalam.” Seorang anak, sebut saja namanya Gery adalah penganut  strategi ini. Sehari sebelum ujian dilaksanakan barulah Gery bergegas mempelajari, menghafal, dan berlatih soal mata pelajaran yang akan di ujikan. Materi yang diajarkan selama satu semester atau enam bulan harus dikebut untuk diselesaikan malam itu juga. Agar seluruh materinya dapat dipelajari, Gery pun harus lembur belajar sampai pagi, biasanya ditemani secangkir besar kopi pahit dan makanan ringan yang dapat menghilangkan ngantuk.
Meski telah bekerja keras menghafalkan mata pelajaran yang diujikan, nilai Gery tidak pernah bisa maksimal. selalu saja ada beberapa pertanyaan yang tidak bisa dijawabnya. pikirannya mengatakan bahwa soal tersebut mudah dijawab karena Gery yakin telah menghafalkannya. Akan tetapi sepertinya Otaknya tidak mau bekerjasama, Sangat susah bagi Gery mengingat maupun menghafalkan kembali apa yang telah dipelajarinya tadi malam.
Jika diperhatikan kasus yang dialami Gery juga merupakan hal yang dialami oleh mereka yang menggunakan strategi yang sama saat menghadapi ujian. Hal ini sesungguhnya ada kaitan erat dengan cara kerja dari orak itu sendiri. pada bab awal sudah saya sebutkan bahwa menurut para pakar dibidang neurologi, otak manusia terbagi atas tiga yaitu, otak reptile, otak mamalia, dan otak berpikir (Neo Corteks). Hal yang tidak dipahami oleh banyak orang adalah ketika otak reptile bekerja maka neo korteks tidak dapat bekerja. Saat seseorang berada dalam sebuah kondisi gugup, takut, atau marah, maka Otak berpikir tidak dapat menjalankan tugasnya. Inilah yang dapat menjelaskan kenapa dalam sebuah kondisi tertentu seseorang dapat bertindak diluar dari kesadaran maupun pikiran logis.
Dalam Kasusnya Gery, strategi Sistem Kebut Semalam membuatnya memaksakan diri untuk belajar hingga larut malam. Hal ini sangat berdampak secara fisik pada keesokan harinya. Kepala menjadi pening, Detak jantung menjadi cepat, nafas tersengal-sengal, focus mata menjadi kurang, dan sulit untuk konsentrasi.
Seorang teman pernah bertanya apa yang menjadi rahasia Brilly senantiasa mendapatkan nilai bagus meski tidak belajar saat menghadapi ujian. Brilly katakan “Saya bukannya tidak belajar, malah saya belajarnya jauh lebih lama dibandingkan teman-teman” Terlihat teman Brilly mengkerutkan dahi sambil bertanya “Maksudnya?” 
  "Iya, untuk bisa mendapatkan nilai bagus dalam ujian, saya belajar sebenarnya jauh lebih lama dibandingkan teman-teman kuliah pada umumnya, yaitu selama satu semester. Setiap dosen mengajar saya menganggapnya itulah persiapan saya menghadapi ujian. Jika persiapan ujiannya sudah sejak awal semester, kenapa harus repot-repot berusah payah belajar di malam ujian" Jelas Brilly
            Sejak awal perkuliahan Brilly berupaya untuk senantiasa hadir, terkecuali ada alasan yang membuat Brilly tidak bisa masuk kuliah semisal sakit. hadir dikelas tidak hanya sekedar hadir secara fisik, namun betul-betul hadir secara utuh, seluruh pikiran dan perasaan. Brilly tahu ada beberapa teman kuliah yang meski hadir di kelas namun pikirannya entah berkelana kemana. Ada juga meski di dalam kelas terlihat serius sms-an atau ngobrol dengan teman disampingnya. sungguh sebuah hal yang membuat kita tidak dapat konsentrasi penuh dalam menyerap pelajaran yang diberikan.
Brilly memiliki trik rahasia agar bisa senantiasa konsentrasi dan dapat memahami materi yang diterangkan dosen dengan mudah. trik inilah yang membuat Brilly lebih mudah dan cepat dalam menerima materi kuliah dibandingkan teman-teman yang lain, sekaligus menjadikan Brilly mahasiswa yang dikenal baik oleh setiap dosen yang mengajar. Anda ingin tahu rahasianya?
Seringkali kita tidak bisa konsentrasi saat belajar dikarenakan begitu banyaknya interupsi-interupsi yang berasal dari sekeliling kita. apakah itu ajakan ngobrol, bunyi sms atau telfon dari Hp, Pesan kertas, hingga gangguan pandangan yang diakibatkan oleh teman yang duduk didepan tidak bisa duduk diam.  Anda bisa membayangkan bagaimana rasanya ketika Anda berusaha mencermati apa yang dikatakan oleh dosen tiba-tiba teman disamping mencolek Anda dan meminta pendapat apakah setelah selesai kuliah langsung ke mall atau nongkrong dulu di kantin. Sebuah pertanyaan yang tidak penting namun menyebabkan Anda kehilangan point dalam memahami materi kuliah yang bisa jadi merupakan salah satu soal yang akan di ujikan.
Nah, rahasia agar Anda terhindar dari itu semua adalah senantiasa duduk di depan, tepat di depan meja dosen atau dosen berdiri saat mengajar. dengan duduk didepan, dijamin interupsi-interupsi yang bisa mengganggu konsentrasi menjadi sangat minim. saat duduk di depan pandangan mata Anda langsung tertuju kepada dosen maupun slide presentasi atau papan tulis yang berada di muka kelas. Anda terbebas dari pemandangan teman Anda yang sedang ngobrol, duduk gelisah dan tidak bisa diam, ulah iseng, atau sekedar gerakan kepala yang bisa menghalangi pandangan mata Anda ke depan.
Duduk didepan menjadikan Anda menarik dan bergaul dengan teman-teman yang serius dalam kuliah. Mereka yang duduk di depan bersama Anda merupakan orang hadir secara utuh dalam menyerap ilmu yang disampaikan dosen, mereka adalah teman yang bisa Anda ajak diskusi terhadap materi kuliah maupun hal-hal yang serius lainnya.

Seorang sutradara besar, Woody Allen, berkata “Delapan puluh persen kesuksesan tergantung dari kehadiran,” Begitu banyak anak-anak bolos dari kelas dan bertanya mengapa mereka mendapatkan nilai jelek. Memastikan senantiasa hadir dikelas menjadikan Anda senantiasa berada dalam kondisi baik. Anda pasti ada di kelas saat dibagikan kuis dadakan. Anda pasti ada di kela saat diumumkan tugas yang memiliki nilai ekstra. Anda pasti ada di kela saat guru memberikan kisi-kisi soal yang akan diujikan. Anda hanya akan mendapatkan semuanya ketika Anda hadir di kelas. Aha!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar