Kamis, 16 Januari 2014

Tips brilliant agar disukai guru



Sapalah para guru. Bersikap ramah. Tunjukkan penghormatan kepada mereka. Ubahlah persepsi tentang Anda dengan duduk di baris depan. Jangan parno alias paranoid dengan berpikir bahwa guru Anda berusaha menghukum Anda. Jika Anda tidak dapat menyelesaikan tugas tepat waktu, jangan takut bertanya apakah Anda boleh menyerahkannya terlambat. kadang-kadang mereka mengijinkan Anda melakukannya. tidak ada ruginya untuk mencoba.

Terkadang kita mendapatkan guru yang jauh dari klasifikasi menyenangkan. Melihatnya dari jauh saat menuju kekelas membuat Anda merasa tidak nyaman dan tegang. Sejenak jantung Anda seperti berhenti saat guru tersebut masuk kedalam kelas. Suasana kelas menjadi tenang dan dingin seperti di pekuburan.
Kita mungkin merasa jengkel, marah, bosan, dan muak jika berhadapan dengan guru seperti ini sehingga menjadikan kita tidak bergairah saat mengikuti pelajaran. Sayangnya membiarkan diri kita dalam perasaan seperti itu bukanlah pilihan yang bijak. Kita tetap harus bertanggung jawab sepenuhnya pada diri kita untuk menjadikan diri kita senang dengan guru.
Bagaimana agar guru senang kepada kita? Menurut pengalaman saya guru sangat senang kepada siswanya yang aktif. Saat guru sedang mengajar, duduklah di bagian depan dan dengan penuh perhatian simaklah setiap materi yang diberikan. Sesekali Anggukkan kepala Anda tanda setuju dan paham dengan apa yang disampaikan oleh guru.
Setiap guru sangat tidak suka jika saat ia mengajar siswanya tidak memperhatikan ataupun malah bermain dengan temannya. Sikap siswa seperti ini menunjukkan tidak adanya rasa hormat dan menghargai terhadap guru.

Seseorang yang bertanya akan terlihat bodoh selama lima menit, namun ia yang tak bertanya akan tetap bodoh selamanya.Pepatah Cina

Ada anggapan yang keliru diantara para siswa bahwa bertanya merupakan ciri dari orang yang bodoh. Inilah kenapa banyak siswa yang takut bertanya. Mereka tidak ingin di tertawakan, dipermalukan, ataupun dimarahi saat pertanyaan mereka keliru. Padahal justru dengan bertanyalah siswa dapat memahami dan mengambil manfaat yang lebih besar dari materi yang diajarkan guru.
Saat guru memberikan kesempatan bertanya maka segeralah Angkat tangan Anda dan bertanyalah apa yang belum Anda pahami. Jika Anda tidak memiliki pertanyaan, Andapun bisa sekedar meminta guru untuk mengoreksi apakah yang Anda pahami tentang materi yang diajarkan sama seperti yang diharapkan oleh guru.
Anda bertanggung jawab secara pribadi terhadap penguasaan Anda atas materi yang diajarkan. Tidak ada yang dapat membuat Anda paham dan yakin atas apa yang dipelajari selain diri Anda sendiri.
            Terkadang apa yang kita pahami dari materi yang dijelaskan oleh guru dapat berbeda dengan yang diajarkannya. Saat guru menjelaskan tentang gaya adhesi dan kohesi bisa jadi Anda dibuat bingung dan ragu oleh definisinya. Apakah adhesi atau kohesi yang merupakan gaya tarik dari dua buah benda.
Hal ini disebabkan oleh hambatan komunikasi yang terjadi saat kita menyimak guru menjelaskan. Hambatan tersebut meliputi gangguan saat kita menyerap informasi. Saat guru menjelaskan, kelas sedikit dalam keadaan gaduh sehingga suara guru menjelaskan bercampur dengan suara siswa lainnya ssehingga apa yang dijelaskan oleh guru terdengar samar-samar. Atau mungkin juga itu disebabkan karena siswa memiliki masalah dengan pendengarannya.
Hambatan komunikasi selanjutnya yaitu berupa penghapusan sebagian kata yang membuat informasi tidak lengkap. Saat guru berkata “tugasnya dikumpulkan segera!” maka kalimat ini dapat memberikan asumsi yang beragam dari siswa. Kalimat diatas merupakan kalimat yang tidak lengkap karena tidak memiliki subyek. Tidak jelas siapa yang harus mengumpulkan tugas, apakah seluruh siswa atau siswa tertentu saja? Demikian juga dengan kata “segera”, kata ini dapat diasumsikan berbeda-beda. Apakah “segera” dalam artian saat ini juga, setelah jam pelajaran selesai, atau minggu depan.
Saat sebuah informasi tidak jelas, maka manusia cenderungan untuk menjadikan informasi tersebut sebagai sesuatu  yang umum. Saat terbiasa mengartikan kata ”segera” sebagai perintah yang harus dilakukan, maka kecenderungannya adalah mengartikan kata “segera” sebagaimana yang umum digunakan.
            Untuk mengatasi hambatan komunikasi ini yang perlu Anda lakukan adalah bertanya ataupun melakukan klarifikasi. Saat ada materi pelajaran yang tidak Anda pahami, bertanyalah segera. Bertanya menjadikan Anda tahu sesuatu yang tidak anda ketahui, Paham sesuatuyang belum Anda pahami dengan baik.
Tidak menutup kemungkinan bahwa materi yang Anda tidak pahami tersebut merupakan materi yang akan diujikan, jika Anda tidak bertanya segera maka secara pasti Anda tidak dapat menjawab ujian dengan baik.

Setiap guru sama juga seperti Anda dan saya. Mereka manusia biasa yang senang diperlakukan sebagaimana semestinya. Jika kita bersikap baik pada mereka, merekapun akan bersikap baik kepada kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar